186

Saat Sedih

1
Saat sedih, tak terperi; air mata bercucuran:
Putra tunggal BapaNya kini dikuburkan.

2
Terbaringlah di kuburNya Yang mati pada salib,
agar kurnia firdaus diberi kembali.

3
Manusia, dosamulah yang menyebabkan ini:
semestinya kamulah yang rebah disini

4
O, lihatlah di wajahNya bekas keluh nestapa;
patut isi dunia insaf dan meratap.

5
Bahagialah manusia yang sadar merenungkan
bahwa Raja mulia rela dikuburkan.

6
Ya Yesusku, Harapanku, hapuslah air mataku
dan di KerajaanMu ingat akan daku!

Post Author: talantan

Leave a Reply